Wisuda UCM Diwarnai Pujian LLDIKTI IX-Penghargaan Dosen Kinerja Terbaik

banner 300300

Makassar – Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) tidak hanya menjadi momentum pelepasan lulusan, tetapi juga ajang apresiasi terhadap perkembangan institusi, capaian sivitas akademika, serta prestasi mahasiswa dan dosen.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Kamis (15/10).

Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Syahruddin, dalam sambutannya mengapresiasi perkembangan UCM di bawah kepemimpinan Rektor Dr. Lukman Daris. Menurutnya, UCM menunjukkan tren perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu indikator yang disorot adalah meningkatnya produktivitas dosen UCM dalam memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari tahun ke tahun.

Capaian tersebut dinilai mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Saya percaya, di bawah kepemimpinan Bapak Rektor dan dengan dukungan seluruh sivitas akademika, UCM akan terus berkembang dan semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syahruddin.

Ia menegaskan, kualitas perguruan tinggi tidak cukup diukur dari jumlah mahasiswa maupun lulusan. Lebih dari itu, perguruan tinggi harus mampu menunjukkan kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Karena itu, ia berharap para lulusan UCM dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama kuliah untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mengambil bagian dalam pembangunan.

“Selamat untuk UCM, selamat untuk para lulusan. Semoga ilmu dan gelar dapat memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Mahasiswa Baru UCM Meningkat 47 Persen

Rektor UCM, Dr. Lukman Daris, mengungkapkan bahwa perkembangan universitas juga terlihat dari peningkatan jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027 yang mencapai sekitar 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama melalui kolaborasi dan dukungan seluruh unsur di lingkungan universitas. Selain peningkatan mahasiswa baru, seluruh program studi di UCM juga telah terakreditasi.

Lukman menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan dan sivitas akademika yang telah mendukung kepemimpinannya selama dua tahun sembilan bulan terakhir.

“Keberhasilan ini bukan hasil kerja rektor semata, melainkan hasil kerja tim. Capaian ini terwujud berkat kolaborasi dan dukungan seluruh pihak di lingkungan UCM,” katanya.

Dalam wisuda kali ini, lulusan berasal dari lima fakultas yang menaungi 10 program studi. Berdasarkan data akademik, IPK tertinggi lulusan mencapai 4,00, sedangkan IPK terendah 2,92, dengan rata-rata IPK sebesar 3,71.

Adapun masa studi tercepat untuk program sarjana tercatat 3 tahun 9 bulan, dengan rata-rata masa studi 4 tahun 1 bulan.

“Setelah wisuda hari ini, total jumlah alumni UCM dari waktu ke waktu kini telah mencapai 3.159 orang. Mereka telah tersebar di berbagai bidang pekerjaan, antara lain dosen, PNS, birokrat, TNI, Polri, tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, bidang pemerintahan desa, serta wirausaha,” ujar Lukman.

Dari Alumni Menjadi Rektor

Di hadapan para wisudawan, Lukman juga membagikan perjalanan pribadinya sebagai alumni UCM yang diwisuda pada 26 Januari 2000.

Dua puluh enam tahun setelah menyelesaikan pendidikan, ia kembali berada dalam suasana wisuda, kali ini sebagai rektor yang melepas generasi lulusan berikutnya.

Ia mengaku tidak pernah membayangkan sebelumnya akan memperoleh amanah untuk memimpin almamaternya sendiri. Baginya, posisi tersebut merupakan anugerah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan dukungan seluruh sivitas akademika.

Pengalaman itu menjadi pesan bagi para lulusan bahwa perjalanan setelah wisuda masih terbuka luas.

Ia berharap alumni UCM terus mengembangkan kompetensi, berkontribusi bagi masyarakat, dan memiliki keberanian untuk mengambil peran strategis, termasuk menjadi pemimpin di masa depan.

Yayasan Percayakan Pengembangan UCM kepada Sivitas Akademika

Dukungan terhadap perkembangan UCM juga disampaikan Ketua Yayasan Sari Sulsel yang menaungi UCM, Dr. Rahmat Hasanuddin.

Ia mengingatkan para lulusan agar menjadikan kejujuran sebagai prinsip utama serta senantiasa menjadi pribadi yang dapat dipercaya dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.

Rahmat mengaku bangga melihat perkembangan UCM yang dinilainya semakin pesat. Menurutnya, kemampuan sivitas akademika membangun kolaborasi hingga menyelenggarakan wisuda secara meriah dan spektakuler mencerminkan organisasi yang sehat, solid, dan produktif.

“Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika yang telah menyukseskan pelaksanaan wisuda ini. Kami memberikan kepercayaan kepada seluruh sivitas akademika untuk terus berkolaborasi dan mengembangkan UCM menjadi universitas yang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia berharap kebersamaan dan semangat kolaborasi tersebut terus dipertahankan sebagai modal untuk meningkatkan kualitas dan daya saing universitas.

Ketua Senat Tekankan Integritas dan Nilai Keislaman

Ketua Senat UCM, Dr. Andi Suryani Syamsuddin, turut menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan.

Ia berharap ilmu pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama kuliah dapat menjadi bekal untuk berkarya, memberikan kontribusi bagi masyarakat, serta menjaga nama baik almamater.

Selain kompetensi profesional, ia mengingatkan pentingnya integritas, kemauan untuk terus belajar, dan kemampuan beradaptasi agar para lulusan mampu menghadapi persaingan dunia kerja.

“Saya berharap para lulusan senantiasa menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam berkarya, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Semoga setiap langkah kita senantiasa mendapat rida dan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya.

Andi Suryani merupakan istri Prof. Basri Hasanuddin, mantan Rektor Universitas Hasanuddin.

Hiqmah dan Zulfadli Raih Penghargaan Wisudawan Terbaik

Apresiasi dalam wisuda tahun ini juga diberikan kepada mahasiswa dan dosen berprestasi. Ketua Panitia Wisuda, Andi Niartiningsih, mengatakan setiap fakultas menetapkan satu lulusan terbaik yang kemudian menerima penghargaan dari UCM.

Kelima lulusan terbaik tersebut adalah Selfi Andriana, dari Fakultas Teknik dan Teknologi Pertanian; Fitria Nurar Ningsih, dari Fakultas Ilmu Kesehatan; Pipi Ayu Asriani, dari Fakultas Perikanan; Hiqmah Divani Putri, dari Fakultas Ilmu Sosial, Ekonomi dan Humaniora; serta Sulfitriani, dari Fakultas Agama Islam.

Dari kelima lulusan tersebut, Hiqmah Divani Putri terpilih sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas. Sementara itu, penghargaan wisudawan terbaik nonakademik diberikan kepada Zulfadli, dari Fakultas Perikanan.

UCM juga memberikan penghargaan kepada dua dosen atas kontribusi dan kinerja mereka. Dini Anggraeni, terpilih sebagai dosen terfavorit berdasarkan pilihan wisudawan, sedangkan Leli, meraih penghargaan sebagai dosen dengan kinerja terbaik.

“Alhamdulillah, tahun ini kami dapat menyelenggarakan wisuda dengan baik. Semua ini tidak lepas dari dukungan para pimpinan, rekan sejawat, dan adik-adik mahasiswa,” ungkap Niartiningsih.

Orasi Ilmiah Hadirkan Putri Tokoh Pendiri UCM

Wisuda ke-22 UCM tahun ini turut diwarnai orasi ilmiah oleh Dr. Yundini Husni Djamaluddin, akademisi dan tokoh perempuan Indonesia yang dikenal melalui kiprahnya di bidang pendidikan kepolisian, kerja sama internasional, serta pengembangan hubungan bisnis dan persahabatan antarnegara.

Kehadiran Yundini memiliki makna tersendiri bagi UCM. Ia merupakan putri Husni Djamaluddin, penyair ternama asal Mandar yang dikenal sebagai salah satu tokoh perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat sekaligus salah satu tokoh pendiri UCM.

Kehadirannya menjadi penghubung antara sejarah pendirian universitas dan semangat generasi lulusan baru untuk melanjutkan kontribusi almamater melalui karya, prestasi, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui wisuda ini, UCM tidak hanya merayakan keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pengembangan institusi.

Apresiasi dari LLDIKTI Wilayah IX, dukungan yayasan, serta penghargaan bagi mahasiswa dan dosen menjadi bagian dari upaya bersama untuk membawa UCM semakin maju dan berdaya saing.

banner 500350

Tinggalkan Balasan