Makassar – Anggota DPRD Sulawesi Selatan Rahman Pina berang mendengar laporan orang tua murid di tingkat SD hingga SMK akibat dampak peliburan anak sekolah efek konser musik group Sheila On 7.
Hal itu diungkapkan, RP akronim Rahman Pina mengaku terkejut setelah menerima aduan salah satu orang tua murid SD-SMK Telkom AP Pettarani Makassar.
“Saya baru dapat komplain dari orangtua siswa. Anaknya diliburkan karena ada konser. Ini tak boleh terjadi, jangankan karena konser, negara dalam kondisi darurat pun, anak anak harus tetap sekolah,” kata Rahman Pina, Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Jumat (9/8) kepada wartawan.
Akibat dari informasi itu, RP langsung menghubungi Kadis Pendidikan Sulsel untuk mengklarifikasi ke sekolah bersangkutan.
Politisi Partai Golkar itu meminta Diknas Sulsel memanggil kepada kepala sekolah dan panitia konser.
“Ini tak boleh terulang, cek sound bisa sore, atau malam. Tak boleh ganggu aktivitas sekolah,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, konser group musik Sheila On 7 di Makassar merupakan rangkaian tour concert bertajuk “Tunggu Aku Di” diketahui bakal digelar di 5 kota besar, yaitu Samarinda, Pekanbaru, Medan, Bandung, dan Makassar.
Untuk Kota Makassar sendiri, penyelenggara menunjuk lapangan Plaza Telkom Pettarani sebagai venue dan lokasi tersebut terdapat sekolah.
Selain berdampak pada penutupan sekolah, konser band yang mulai tenar diakhir tahun 90-an itu juga dikhawatirkan berdampak pada kemacetan di sekitar lokasi.








