Cara Unik ICMI dan Pemuda HUT: Bagikan 3.200 Butir Telur di Galesong Selatan Takalar

banner 300300

Takalar – Dalam rangka rangkaian Milad ke-35 ICMI yang diperingati pada bulan Desember, serta Milad ke-32 Pemuda ICMI pada bulan Oktober.

Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan menyalurkan 3.200 butir telur kepada masyarakat, khususnya anak-anak di Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Jum’at (07/11).

Program peningkatan gizi ini merupakan hasil donasi dari urunan pengurus ICMI Orwil Sulsel, Pemuda ICMI Sulsel, dan Baret ICMI Sulsel, sebagai bentuk kolaborasi untuk mendukung pemerintah mencetak Generasi Emas 2045.

Ketua Pemuda ICMI Sulsel, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen membangun SDM unggul sejak dini.

“Kegiatan ini merupakan kontribusi nyata ICMI Sulsel, Pemuda ICMI Sulsel dan Baret ICMI dalam mendukung visi pemerintah membangun kualitas SDM Indonesia. Jumlah 3.200 butir telur ini juga menjadi simbol Milad Pemuda ICMI ke-32,” ujarnya.

Program distribusi telur ini tidak hanya berfokus pada pembagian telur bagi keluarga yang memiliki balita, tetapi juga menyasar kelompok ibu hamil (bumil). Dengan asupan gizi yang baik sejak masa kehamilan, risiko bayi lahir dengan kondisi kekurangan gizi dapat ditekan.

“Kami berharap telur yang disalurkan hari ini dapat memperkuat upaya peningkatan gizi agar generasi muda tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Wakil Ketua Pemuda ICMI Sulsel, dr. Asriadi Ali, menegaskan bahwa aksi ini juga sarana edukasi. “Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum edukasi gizi bagi keluarga di Galesong Selatan, agar pola makan sehat semakin dipahami dan diterapkan,” jelasnya.

Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas inisiasi ICMI Orwil Sulsel, Pemuda ICMI dan Baret ICMI Sulsel. Ia menegaskan bahwa Takalar telah menunjukkan progres besar dalam pengurangan angka stunting.

“Alhamdulillah, tren penurunan stunting di Kabupaten Takalar sangat signifikan. Dari angka 35% kini turun menjadi 24%. Ke depan, Pemerintah Daerah menargetkan penurunan hingga di bawah 20%,” ujar Hengky Yasin.

Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut. “Kami sangat berterima kasih kepada ICMI Orwil Sulsel, Pemuda ICMI, Baret ICMI Sulsel yang telah menginisiasi program Aksi Peduli Stunting. Semoga kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Takalar dan Pemuda ICMI semakin kuat dalam menekan angka stunting,” tegasnya.

Program Siap Sasar Daerah Lain

Pemuda ICMI Sulsel memastikan bahwa Aksi Peduli Stunting ini tidak berhenti di Takalar, tetapi akan dilanjutkan ke kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari rangkaian Milad ICMI dan komitmen jangka panjang pembangunan SDM daerah.

Aksi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara organisasi kepemudaan, cendekiawan, dan pemerintah dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045.

banner 500350

Tinggalkan Balasan