TNI-Polri dan Unsur Warga Bahu-membahu Jaga Kamtibmas di Makassar Sulsel

banner 300300

Makassar – Jelang aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung besok, aparat keamanan dari TNI dan Polri bersama unsur masyarakat menyatakan komitmennya untuk menjaga kondusifitas dan kedamaian di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar.

Kapolda Sulsel dan Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan bahwa kedamaian di wilayah Sulsel adalah tanggung jawab bersama.

“Kami bersama TNI dan unsur masyarakat tetap waspada demi menjaga Sulawesi Selatan tetap damai, termasuk Kota Makassar. Kedamaian ini tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja, ini adalah kesepakatan dan komitmen bersama,” ujar Irjen Pol Rusdi Hartono.

Menanggapi rencana aksi demonstrasi, Kapolda mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi merupakan hak seluruh warga negara, namun harus dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Gubernur dan Pangdam telah menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum adalah hak, namun ada aturan yang harus kita taati bersama.Silakan menyampaikan pendapat, tapi jangan melanggar hukum. Hargai juga hak masyarakat lain agar suasana tetap kondusif,” jelasnya.

Untuk mengamankan aksi unjuk rasa, sebanyak 1.320 personel Polri disiagakan khusus di Kota Makassar.

Pasukan ini berasal dari Polrestabes Makassar yang didukung penuh oleh Polda Sulsel dan TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin.

Terkait insiden pembakaran beberapa gedung saat aksi sebelumnya, Kapolda menyampaikan bahwa kepolisian tetap hadir dan memantau situasi bersama Pangdam.

“Kami selalu berada di tengah masyarakat. Kami pastikan bahwa aparat keamanan terus bertugas demi menjaga ketertiban,” tegasnya.

Kapolda dan Pangdam berharap masyarakat dapat menggunakan haknya dengan bijak, serta bersama-sama menciptakan suasana damai di Sulawesi Selatan.

InsyaAllah, hari-hari ke depan Kota Makassar dan Sulawesi Selatan akan tetap damai dalam bingkai kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab,” tutup Kapolda.

banner 500350

Tinggalkan Balasan