Makassar – Keberhasilan dalam kompetisi ilmiah tidak hanya ditentukan oleh kualitas gagasan dan karya, tetapi juga oleh kesiapan mental, kemampuan mengelola tekanan, serta kekompakan tim. Faktor-faktor tersebut menjadi perhatian Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, saat melepas kontingen Unhas yang akan berlaga pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39.
Prof. JJ menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri sebelum memasuki arena kompetisi. Mahasiswa perlu menyadari bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kualitas karya dan kemampuan akademiknya. Keyakinan tersebut perlu disertai kesiapan dalam mempertahankan gagasan serta menjelaskan hasil pengembangan karya secara meyakinkan.
“Jangan pernah merasa kecil. Kalian memiliki kemampuan yang sama untuk bersaing dan menunjukkan hasil terbaik. Percaya pada kemampuan diri dan tampilkan potensi terbaik kalian,” tegas Prof. JJ.
Selain kepercayaan diri, kesiapan mental juga berperan dalam menjaga konsentrasi ketika menghadapi tekanan. Menurut Prof. JJ, mahasiswa perlu mengelola rasa gugup, menjaga kondisi fisik, dan tetap tenang agar mampu menyampaikan gagasan secara terarah serta mengambil keputusan dengan baik selama kompetisi.
Dirinya juga mengajak mahasiswa meneladani semangat Sultan Hasanuddin, yang dikenal sebagai Ayam Jantan dari Timur. Nilai keberanian dan kegigihan tersebut diharapkan sebagai dorongan bagi mahasiswa menghadapi tantangan dengan sikap pantang menyerah, sekaligus tetap berpegang pada tujuan yang ingin dicapai.
Dalam kompetisi yang melibatkan banyak peserta dan tim, Prof. JJ turut menggarisbawahi pentingnya kolaborasi. Setiap anggota perlu memahami perannya, saling melengkapi kemampuan, dan memberikan dukungan ketika rekan satu tim menghadapi kesulitan. Kekuatan kelompok bertumpu pada kemampuan bekerja sama menuju satu tujuan.
“Kalian harus menunjukkan karakter sebagai tim yang solid. Saling mendukung dan menutupi kelemahan satu sama lain, karena keberhasilan tim tidak ditentukan oleh satu orang saja,” tambahnya.
Pada PIMNAS ke-39, Unhas mengirimkan 34 tim yang melibatkan 166 mahasiswa. Jumlah tersebut menempatkan Unhas pada peringkat kedua nasional sebagai perguruan tinggi dengan tim terbanyak yang lolos ke ajang tahunan tersebut.
Pencapaian ini berawal dari rangkaian pembinaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang telah dimulai sejak akhir 2025. Dalam proses seleksi, Unhas mengusulkan 190 proposal pada skema pendanaan dan 42 proposal pada skema insentif. Hasilnya, sebanyak 50 tim memperoleh pendanaan, sementara delapan tim mendapatkan insentif. Dari keseluruhan proses tersebut, 34 tim berhasil melaju hingga PIMNAS ke-39.
Keikutsertaan tahun ini juga membawa tantangan tersendiri bagi Unhas yang sebelumnya meraih gelar juara umum PIMNAS ke-37 dan ke-38 secara berturut-turut. Berbekal pengalaman tersebut, kontingen Unhas kembali menargetkan prestasi terbaik sekaligus berupaya mempertahankan Piala Adikarta Kertawidya untuk ketiga kalinya.
Pelepasan kontingen ini merupakan momentum bagi mahasiswa untuk membawa hasil kerja ilmiah mereka ke panggung nasional. Dengan memadukan kualitas karya, kesiapan mental, dan kolaborasi, Unhas berharap para peserta dapat tampil optimal serta melanjutkan capaian positif pada kompetisi ilmiah mahasiswa tingkat nasional.
PIMNAS merupakan puncak dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tahun ini, sebanyak 34 tim Unhas pada 8 skema PKM siap berkompetisi, masing-masing:
• Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH): 9 tim
• Riset Eksakta (PKM-RE): 8 tim
• Kewirausahaan (PKM-K): 6 tim
• Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM): 5 tim
• Karsa Cipta (PKM-KC): 2 tim
• Penerapan Iptek (PKM-KI): 2 tim
• Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT): 1 tim
• Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK): 1 tim.
Kegiatan pelepasan Tim Unhas menuju PIMNAS ke-39 berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, pada Rabu 28 Oktober 2026.







