Bukit Baruga Kalla Land Sebut Elevasi Naik Imbas Hujan, Siap Beri Kompensasi ke Warga Terkena Banjir

banner 300300

Makassar – Manajemen KALLA Land (Perumahan Bukit Baruga) merespons tuntutan warga terkait ganti rugi akibat banjir yang menggenangi rumah mereka beberapa waktu lalu.

Dalam konferensi pers yang digelar di Makassar pada Selasa (18/02), Chief Operating Officer (COO) KALLA Land, M.Natsir Mardan, menyampaikan bahwa banjir tersebut terjadi di luar ekspektasi pihak pengembang.

banner 500350

“Elevasi yang terjadi pada 12 Februari 2025 melebihi elevasi maksimum yang telah diperhitungkan. Kami sudah merencanakan pembangunan jalan dan tanggul, namun kondisi air saat itu melampaui batas normal,” ujar Natsir.

Menurutnya, ada tiga faktor utama yang menyebabkan banjir tersebut, yakni pasang surut air laut, pembukaan beberapa pintu air seperti di Bendungan Bili-Bili dan Waduk Nipa-Nipa, serta aliran sungai dari Maros.

Kombinasi ketiga faktor ini mengakibatkan volume air yang masuk ke kawasan Bukit Baruga meningkat drastis.

Sebagai langkah mitigasi ke depan, KALLA Land berencana membangun perimeter baru yang mengelilingi tiga klaster terdampak serta membangun tanggul di sepanjang kanal yang melintasi area tersebut. “Tinggi tanggul yang akan dibangun diperkirakan mencapai 50 hingga 90 cm di atas jalan yang ada,” jelas Natsir.

Ia berharap pembangunan tanggul ini dapat memberikan rasa aman bagi warga dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Terkait tuntutan warga untuk mendapatkan ganti rugi, Natsir menegaskan bahwa pihaknya masih mengkaji mekanisme yang tepat. Ia memastikan bahwa besaran ganti rugi akan diumumkan dalam pertemuan berikutnya dengan warga terdampak.

“Mekanisme dan besaran ganti rugi akan disusun dalam satu minggu kedepan. Insya Allah, hasilnya akan kami sampaikan dalam pertemuan warga berikutnya atau pertemuan ketiga pada Jumat, 22 Februari 2025,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah ini, KALLA Land berupaya menunjukkan komitmennya dalam menangani dampak banjir serta memberikan solusi terbaik bagi warga yang terdampak.

banner 500350

Tinggalkan Balasan