Gowa – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswi SDS Telkom Makassar Andi Qiandra Assyifa. Ia sukses mengharumkan nama daerah setelah berhasil meraih Medali Perak dalam bidang Olimpiade Matematika.
Penghargaan itu diraih dalam ajang Festival Sains Nasional (FSN) Sulawesi Selatan (Sulsel) Jilid 4 Tahun 2026, salah satu peserta didik berbakat.
Ajang bergengsi tingkat regional ini diselenggarakan pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertempat di kompleks Pondok Pesantren Modern Al Fityan, yang berlokasi di Jalan Poros Kanjilo, Barombong, Gowa, Sulsel.
Kompetisi ini mempertemukan para pelajar terbaik dari berbagai sekolah dan madrasah guna menguji kemampuan berpikir kritis, logika, serta penguasaan sains dan matematika.
Keberhasilan Andi Qiandra Assyifa putri dari Kepala Program Ilmu Administrasi Negara Fisip UIT (Universitas Indonesia Timur) Dr. Andi Risma Jaya dan Susilawati, membuktikan kualitas serta daya saing tinggi para pelajar di Sulsel dalam bidang sains eksakta.
“Alhamdulillah, rasa syukur kami tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Melihat Ananda Andi Qiandra Asyyifa Rijaya bisa meraih medali perak dalam Festival Sains Nasional Sulsel ini adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa bagi kami sebagai orang tua,” pungkas dia.
Menurut dia, ananda begitu tekun dalam perjuangannya. “Ada lelahnya, ada gagalnya saat latihan, ada rasa ingin menyerah. Tapi dia memilih untuk terus belajar dan berusaha. Medali ini bukan hanya tentang kemenangan, tapi tentang prosesnya yang tidak pernah berhenti,” tuturnya.
Dia menerangkan, dalam proses pendampingan hanya bisa mendoakan dan memberikan yang terbaik yang kami mampu. Hasil hari ini adalah bukti bahwa kerja keras diraih putrinya dan juga berkat bimbingan dari guru-guru serta dukungan dari sekolah.
“Harapan kami ke depan, semoga prestasi ini tidak membuat Ananda Andi Qiandra Assyifa Rijaya cepat puas. Jadikan ini sebagai langkah awal untuk bermimpi lebih besar, belajar lebih dalam, dan tetap rendah hati. Semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk orang lain dan untuk daerah kita,” bebernya.
Sementara pihak penyelenggara, guru pendamping dan pihak Kumon Hertasning Baru menyampaikan apresiasi atas kerja keras serta dedikasi yang ditunjukkan oleh Andi Qiandra selama persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Prestasi ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Sulawesi Selatan untuk terus mencintai matematika dan sains, serta giat mengukir prestasi di kancah regional maupun nasional.







