Makassar – Kondisi infrastruktur sejumlah sekolah di Kota Makassar kembali menjadi sorotan. Legislator DPRD Makassar, Fahrizal Arrahman Husain, mengungkapkan banyak sekolah, terutama yang rawan banjir, mengalami kerusakan fasilitas yang cukup parah dan perlu segera diperbaiki.
Fahrizal menyebut, inspeksi lapangan yang telah dilakukan sebanyak dua kali menunjukkan masih banyak sekolah yang belum layak dari segi infrastruktur.
“Kami menemukan banyak ruang kelas dan fasilitas sekolah yang rusak, terutama akibat banjir yang kerap melanda,” ujarnya, Jumat (02/05).
Ia juga menyoroti kondisi sanitasi yang dinilai sangat memprihatinkan. Toilet sekolah dinilai jauh dari standar kebersihan yang layak, bahkan tidak jarang membuat siswa enggan menggunakannya. “Toilet adalah fasilitas dasar, tapi justru diabaikan,” katanya.
Lebih jauh, ia menyesalkan adanya diskriminasi fasilitas antara guru dan siswa. Toilet guru yang dikunci membuat siswa tidak memiliki pilihan selain menahan buang air. Hal ini, menurutnya, dapat berdampak langsung pada kesehatan siswa.
Fahrizal mengungkapkan bahwa sudah ada kasus infeksi saluran kemih yang terjadi karena siswa menahan buang air.
Ia menekankan pentingnya akses toilet yang adil dan bersih bagi seluruh warga sekolah tanpa pengecualian.
Sebagai langkah konkret, Komisi D DPRD Makassar mendorong Dinas Pendidikan segera melakukan perbaikan.
Melalui APBD, anggaran khusus untuk rehabilitasi sekolah telah diusulkan tahun ini. “Semua siswa berhak atas lingkungan belajar yang layak,” tutupnya.







